Wanita Cantik dan Komunitas Musik Indonesia

Posted: June 23, 2011 in Uncategorized

Dear friends, apa kabar sobat band semua? Kalau kalian kebetulan kesasar ke blog cantik ini atau sengaja berkunjung karena ingin tahu tentang Dondandon? hmm.. sebenarnya ini adalah blog pribadi aku dan tempat curahan hati. Ada beberapa hal yang aku ingin tulis karena beban hati ini, terutama tentang perkembangan musik Indonesia yang cenderung monoton dan asal-asalan.

Aku memang bukan seorang produser hebat ataupun expert dibidang musik dan industri musik, hanya ibu rumah tangga yang amat suka dengan musik dan merasa sedih karena musik yang aku suka itu adalah musik Indonesia…Bagaimana tidak? Sejak kecil telinga ini diperdengarkan musik dari pagi hari, siang sepulang sekolah, sore hari dan menjelang tidur.

Terus menerus bahkan tanpa diminta terpaksa mendengarkan juga, jadi boleh dibilang aku adalah pakar dibidang “Mendengarkan Musik Indonesia”. Friends, aku tidak main-main dengan telingaku ini, bahkan sampai jatuh bangun aku membangun komunitas musik Indonesia di dondandon, mencurahkan segala obsesi dan kemampuanku yang terbatas, sampai terjun sejenak ke industri musik negeri ini. Apa yang aku dapat? Kesulitan! Telinga ini masih menjerit-jerit, merindukan nada-nada indah, syair-syair yang murni tertata apik dan menarik hati, serta suara merdu sang biduan yang asli merayu tanpa adanya manipulasi digital maupun “auto tune” pada proses rekamannya.

Terus terang hanya beberapa lagu rohani lah yang saat ini dapat masuk langsung menembus gendang telingaku, menarik-narik sel-sel otakku dan menghujam hatiku. Tetapi mana nih musik populer Indonesia? Kalian semua belum dapat mengobati kerinduan telingaku yang sedang meradang ini.

Dear sobat band Indonesia, aku berterima kasih, tulus kepada kalian semua yang telah bekerja keras, berkarya dan mencoba mempercantik musik Indonesia dengan karya-karya kalian, tapi please.. coba kalian lebih jujur, Indonesia dengan begitu banyak khazanah budaya dan harta karun alam, begitu kaya dengan nuansa-nuansa seni, tetapi mengapa begitu miskin dengan karya-karya musik yang cenderung memandang terlalu jauh ke negeri orang yang notabene “lebih miskin” dari Indonesia. Alam ini bernyanyi dan betapa indahnya suara alam Indonesia yang sedang bernyanyi, suara cantik Bunda Pertiwi yang berharap ingin didengar dan diberi apresiasi… Please.. dengarkan beliau sejenak dan mintalah kepada beliau untuk membantu kalian membuat “karya” kalian menjadi “Maha Karya“.

Sobat band, aku akan terus bekerja, terus mencari obat penyembuh sakit telinga ini dengan semua daya upaya yang aku mampu. Aku juga tidak ingin berjalan sendirian di dalam pencarian ini, tapi seandainya pun harus sendiri aku tetap harus melangkah dan yakin bahwa bukan hanya kuping ini yang sedang sakit tetapi banyak kuping-kuping orang Indonesia lainnya yang bahkan sudah bernanah mendengar suara musik Indonesia sehingga terpaksa berselingkuh dengan memasang telinga mereka ke bahasa-bahasa syair negeri orang. Aku yakin banyak musisi-musisi Indonesia yang masih mendengar suara negeri ini dan terpaksa gagap pada saat mencoba menyanyikannya di depan khalayak ramai bangsa sendiri karena kurang percaya diri terhadap karya mereka sendiri..

Dear friends, dear sobat band, Indonesia ini amat cantik, dan musik kalian juga cantik jadi jangan malu dan ragu jika tidak ada seorangpun di negeri ini yang mau mendengarkan kalian, mari.. masih ada telingaku yang meskipun sakit tetapi rindu akan bunyi-bunyi keanekaragaman dan keaslian karya orisinil tanpa filter dan tanpa memberi penilaian… Hanya menjadi pendengar yang amat baik dan tentu saja pendengar yang cantik 🙂

Salam Musik Indonesia!

Dari : Wanita Cantik Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s